Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Lingkungan
  • Budaya
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Iran
  • Inggris
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Selat Hormuz
  • Korea Selatan
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Lingkungan Budaya Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan

Kena Mental! Taktik Pengecut Tuchel Bikin Messi dan Argentina Sikat Inggris ke Final Piala Dunia

Tom Hindle • 17 Juli 2026, 07:51 • Olahraga
  • Inggris gagal melaju ke final Piala Dunia setelah kena comeback menyakitkan dari Argentina dengan skor 1-2 meski sempat unggul lebih dulu.
  • Manajer Inggris Thomas Tuchel dihujani kritik tajam akibat pergantian pemain yang terlalu defensif dan membuat Three Lions kehilangan dominasi.
  • Lionel Messi tampil sebagai pahlawan Argentina di usia 39 tahun dengan mencetak dua assist krusial untuk membawa Tim Tango menantang Spanyol di final.

Mimpi Tim Nasional Inggris untuk menyudahi puasa gelar sejak 1966 kembali kandas secara tragis di semifinal Piala Dunia. Sempat unggul 1-0 hingga menit ke-80 dan tampil dominan atas juara bertahan Argentina, Three Lions justru harus gigit jari di menit-menit akhir pertandingan. Keputusan kontroversial dari manajer Thomas Tuchel yang dinilai pengecut dan terlalu cepat bermain defensif menjadi biang kerok utama runtuhnya pertahanan Inggris di momen krusial tersebut.

Petaka bagi Inggris dimulai saat Tuchel menarik keluar Anthony Gordon pada menit ke-72 untuk memasukkan bek Ezri Konsa demi mengubah formasi menjadi lima bek. Alih-alih mengamankan kemenangan, strategi ini justru membuat Inggris terkurung habis-habisan oleh armada Lionel Scaloni yang mencatatkan penguasaan bola hingga 88 persen setelah momen itu. "Saya percaya ini hanyalah bagian dari dinamika pertandingan. Begitu Anda kalah, Anda pasti akan dikritik, dan saya menerima kritik itu karena memang begitulah kenyataannya," ujar Tuchel pascapertandingan dengan nada pasrah.

Di sisi lain, kelonggaran yang diberikan lini belakang Inggris langsung dimanfaatkan dengan cerdik oleh megabintang Argentina, Lionel Messi. Meski sempat diredam ketat selama 75 menit pertama, pemain berusia 39 tahun itu membuktikan magisnya belum habis lewat dua assist instan yang membalikkan kedudukan. Puncaknya terjadi saat umpan silang akurat dari kaki kanan Messi berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Lautaro Martinez untuk menyegel tiket final bagi La Albiceleste.

Keberhasilan ini melengkapi taktik jenius pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang justru memasukkan lebih banyak pemain menyerang saat melihat Inggris mulai bermain bertahan. Scaloni mengaku mencium kepanikan di kubu lawan dan langsung menginstruksikan timnya untuk terus menekan tanpa ampun. "Ada darah di dalam air dan kami langsung memburunya tanpa ragu," ungkap Scaloni yang kini berpeluang mempersembahkan trofi mayor keempatnya secara beruntun bagi publik Argentina.

Kekalahan memilukan ini juga memperpanjang rekor buruk serta inferiority complex alias sindrom mental inferior yang membayangi skuad Inggris di turnamen besar dunia. Sejak tahun 1998, Tiga Singa tercatat selalu menelan kekalahan setiap kali bertemu dengan tim yang berada di jajaran sepuluh besar peringkat FIFA pada ajang Piala Dunia. Dengan hasil ini, Argentina dipastikan melangkah ke partai puncak untuk menghadapi Spanyol pada hari Minggu nanti, sementara Inggris harus puas berebut medali perunggu melawan Prancis.

Tags: Thomas Tuchel Lionel Messi Inggris Argentina Lionel Scaloni
Sumber: goal.com

Artikel Lainnya

Hubungan Benci tapi Cinta Jude Bellingham dan Thomas Tuchel, Bukan Masalah bagi Inggris 15 Jul 2026, 03:30
Bungkam Inggris, Lionel Messi dan Lautaro Martinez Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 16 Jul 2026, 05:07
Semifinal Piala Dunia 2026, Inggris Dinilai Tak Perlu Takut Hadapi Argentina 15 Jul 2026, 15:30
Prediksi Formasi Inggris vs Argentina, Tuchel Siapkan Kejutan di Semifinal 15 Jul 2026, 03:23

Terbaru

Bikin Mewek, Gunwook ZEROBASEONE Rela Matikan Game Demi Selamatkan Fans Korban Bullying 17 Jul 2026, 14:58
Bikin Heboh, Lionel Messi Intip Botol Minum Rahasia Jordan Pickford Usai Tekuk Inggris 17 Jul 2026, 14:57
Timur Tengah Mencekam, AS Bom Ibu Kota Iran dan Tembak Kapal Tanker Minyak 17 Jul 2026, 14:45
Awas Kepleset Hukum, Kemenkum DIY Wanti-wanti Siswa SMAN 9 Yogyakarta Soal Jejak Digital 17 Jul 2026, 11:15
Badai Besar Terjang Chile, Pekerja Terlambat atau Listrik Padam Tetap Wajib Digaji 17 Jul 2026, 08:35
Badai Besar Intai Chile, Lakukan Langkah Darurat Ini agar Rumah dan HP Tetap Aman 17 Jul 2026, 08:30
Siap-Siap Buntung, Pemain Judi Online di Chile Kini Kena Pajak Tambahan 19 Persen! 17 Jul 2026, 08:27

Kategori

Nasional 121 artikel
Internasional 104 artikel
Ekonomi 96 artikel
Olahraga 87 artikel
Hukum 44 artikel
Entertainment 41 artikel
Bisnis 35 artikel
Lingkungan 24 artikel
Budaya 23 artikel
Teknologi 16 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.