Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Lingkungan
  • Budaya
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Iran
  • Inggris
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Selat Hormuz
  • Korea Selatan
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Lingkungan Budaya Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan

Kemenag Sumut Deklarasikan Pesantren Ramah Anak, Bersihkan Pondok dari Bullying dan Kekerasan

Tim Redaksi • 17 Juli 2026, 08:07 • Nasional
  • Kanwil Kemenag Sumatera Utara menginisiasi Deklarasi Pesantren Ramah Anak untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi santri.
  • Program ini ditujukan untuk memutus rantai kekerasan fisik, psikologis, dan perundungan di lembaga pendidikan berbasis agama.
  • Kemenag Sumut melalui Bidang PAKIS akan melakukan monitoring serta evaluasi berkala guna menyongsong target Indonesia Emas 2045.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara mengambil langkah berani untuk membersihkan citra dunia pesantren dari bayang-bayang kekerasan. Melalui Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), institusi tersebut menginisiasi gerakan Deklarasi Pesantren Ramah Anak. Langkah strategis ini menjadi komitmen nyata negara dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, sekaligus bebas dari perundungan fisik maupun psikologis.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial di atas kertas tanpa dampak riil. Menurutnya, momen tersebut merupakan fondasi penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dari seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pondok pesantren. Kemenag ingin memastikan hak-hak dasar anak di bawah naungan lembaga keagamaan tetap terpenuhi dengan baik.

"Pesantren adalah lembaga pendidikan pencetak generasi Islami yang unggul. Oleh karena itu, kita harus memastikan lingkungan di dalamnya benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi santri untuk menuntut ilmu," ujar Ahmad Qosbi usai acara deklarasi di Aula Kanwil Kemenag Sumut, Medan. Langkah ini juga diproyeksikan memberikan ketenangan penuh bagi para orang tua yang memercayakan anak-anak mereka menempuh pendidikan asrama.

Guna memastikan program ini berjalan efektif di lapangan, pihak Kanwil Kemenag Sumut akan mengerahkan pengawasan yang ketat. Sinergi dari tingkat pimpinan daerah hingga pengurus di akar rumput akan dikawal secara periodik melalui proses pembinaan, monitoring, dan evaluasi. Kebijakan ini diharapkan mempercepat proses internalisasi prinsip ramah anak dalam pola pengasuhan pesantren.

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang PAKIS Kanwil Kemenag Sumut, Dahyar Husein, turut mengajak seluruh Kepala Seksi untuk berkomitmen penuh mengawal realisasi program ini di daerah masing-masing. Langkah masif ini dinilai krusial untuk melahirkan bibit pemimpin masa depan. "Komitmen ini kita dedikasikan demi masa depan anak-anak yang cerah, agar mereka tumbuh menjadi pemimpin yang berakhlakul karimah dan siap menyongsong cita-cita menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Dahyar.

Tags: Kementerian Agama Sumatera Utara Medan Ahmad Qosbi
Sumber: rri.co.id

Artikel Lainnya

Gus Irawan Buka Diklat Calon Kepala Sekolah Tapanuli Selatan di BBGTK Medan 15 Jul 2026, 15:46
Sah! Hendri Pani Dias Resmi Pimpin Kemenag Tanah Datar, Siap Babat Habis LGBT 17 Jul 2026, 08:15
Diwarnai Aksi Protes, Mentan Ajak Mahasiswa USU Berinovasi Dukung Swasembada Pangan 16 Jul 2026, 05:21
Heboh! Bobby Nasution Diserbu Ratusan Warga Saat Tiba untuk Berkantor di Nias 17 Jul 2026, 08:04

Terbaru

Bikin Mewek, Gunwook ZEROBASEONE Rela Matikan Game Demi Selamatkan Fans Korban Bullying 17 Jul 2026, 14:58
Bikin Heboh, Lionel Messi Intip Botol Minum Rahasia Jordan Pickford Usai Tekuk Inggris 17 Jul 2026, 14:57
Timur Tengah Mencekam, AS Bom Ibu Kota Iran dan Tembak Kapal Tanker Minyak 17 Jul 2026, 14:45
Awas Kepleset Hukum, Kemenkum DIY Wanti-wanti Siswa SMAN 9 Yogyakarta Soal Jejak Digital 17 Jul 2026, 11:15
Badai Besar Terjang Chile, Pekerja Terlambat atau Listrik Padam Tetap Wajib Digaji 17 Jul 2026, 08:35
Badai Besar Intai Chile, Lakukan Langkah Darurat Ini agar Rumah dan HP Tetap Aman 17 Jul 2026, 08:30
Siap-Siap Buntung, Pemain Judi Online di Chile Kini Kena Pajak Tambahan 19 Persen! 17 Jul 2026, 08:27

Kategori

Nasional 121 artikel
Internasional 104 artikel
Ekonomi 96 artikel
Olahraga 87 artikel
Hukum 44 artikel
Entertainment 41 artikel
Bisnis 35 artikel
Lingkungan 24 artikel
Budaya 23 artikel
Teknologi 16 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.