Harga Kopi di Kolombia Kembali Turun, Sentimen Bursa New York Jadi Pemicu
- Federasi Produsen Kopi Nasional Kolombia (FNC) melaporkan penurunan harga kopi domestik untuk jenis pergamino seco FR 94 seberat 125 kg menjadi 2.245.000 peso Kolombia (COP).
- Penurunan ini dipicu oleh fluktuasi penutupan harga di Bursa New York serta nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat terhadap peso Kolombia.
- FNC tetap berkomitmen menjaga stabilitas pasar dengan merilis harga acuan harian di berbagai kota besar seperti Bogota, Medellin, dan Santa Marta guna melindungi pendapatan petani.
Harga kopi di pasar domestik Kolombia kembali mencatatkan tren penurunan. Federasi Produsen Kopi Nasional Kolombia (FNC) mengumumkan harga acuan terbaru untuk komoditas kopi jenis pergamino seco FR 94 ukuran 125 kilogram menyentuh angka 2.245.000 peso Kolombia (COP). Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar global yang terus bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir.
Data resmi dari pihak otoritas menunjukkan bahwa angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Pada perdagangan yang lalu, harga kopi per beban masih bertahan di level 2.265.000 COP. Selain itu, FNC juga mengumumkan bahwa harga produk pasca-panen (pastilla) dalam bentuk pergamino stabil di angka 10.000 COP per kilogram.
Penetapan harga harian ini sangat bergantung pada mekanisme pasar internasional pasca penutupan perdagangan di Bursa New York, Amerika Serikat. Nilai referensi tersebut kemudian dikalkulasikan kembali dengan mempertimbangkan kutipan harga global serta nilai tukar mata uang dolar terhadap peso Kolombia. Faktor-faktor eksternal inilah yang secara langsung memengaruhi tingkat pendapatan riil para petani kopi di negara tersebut.
Dalam upaya memberikan kepastian hukum dan usaha, FNC memegang peranan krusial sebagai lembaga yang menjamin regulasi harga bagi para produsen lokal. Langkah intervensi pasar berupa rilis harga acuan ini bertujuan untuk memberikan kondisi perdagangan yang lebih stabil dan adil di tengah ketidakpastian ekonomi makro. Kehadiran FNC diharapkan mampu melindungi para petani dari kerugian akibat anjloknya harga internasional secara ekstrem.
FNC juga merinci pergerakan harga referensi komoditas unggulan ini di sejumlah kota besar di Kolombia. Di ibu kota Bogota, harga per beban tercatat sebesar 2.244.250 COP, sementara di Medellin berada di angka 2.244.625 COP. Adapun wilayah Santa Marta mencatatkan angka acuan tertinggi dengan nilai mencapai 2.247.125 COP per beban.