Dolar AS Anjlok di Kolombia, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket Tajam!
- Dolar AS dibuka melemah di level 3.233,91 peso Kolombia pada perdagangan hari Kamis, memicu perhatian besar dari pelaku pasar dan sektor komoditas.
- Nilai tukar dolar AS di sejumlah money changer kota besar Kolombia bervariasi, dengan harga jual tertinggi mencapai 3.980 peso di wilayah Cartagena.
- Harga minyak mentah dunia bergerak menguat dengan minyak WTI bertengger di level 80,01 dolar AS per barel dan Brent naik ke 85,50 dolar AS per barel.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mengalami fluktuasi signifikan dan cenderung melemah terhadap mata uang peso Kolombia pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026 waktu setempat. Sebagai mata uang utama yang digunakan dalam mayoritas transaksi internasional termasuk komoditas unggulan Kolombia seperti minyak bumi, batu bara, kopi, hingga emas, pergerakan dolar AS kali ini langsung menjadi pusat perhatian para pelaku pasar dan sektor komersial global.
Berdasarkan data perdagangan komoditas terbaru, dolar AS dibuka pada level 3.233,91 peso Kolombia (COP) dengan pergerakan harian yang berkisar di rentang maksimum 3.235,50 COP dan batas minimum pada level 3.223,31 COP. Pelemahan mata uang greenback ini berbanding terbalik dengan kondisi transaksi fisik di sejumlah money changer lokal di berbagai kota besar Kolombia yang masih mematok tarif bervariasi akibat tingginya dinamika permintaan lokal.
Di ibu kota Bogota, money changer terpantau mematok harga beli dolar AS sebesar 3.400 COP dan harga jual sebesar 3.490 COP, sementara di Cartagena nilai jualnya bahkan melambung hingga 3.980 COP. "Perbedaan harga jual dan beli di tingkat retail ini sangat dipengaruhi oleh pasokan lokal dan permintaan riil di masing-masing kota, sehingga wajar jika tarif di lapangan cenderung lebih tinggi dibanding nilai pembukaan resmi," tulis laporan analisis pasar valuta asing setempat.
Di sisi lain, pergerakan mata uang Eropa terpantau bervariasi di mana euro dibuka melemah tipis 0,06 persen ke level 3.729 COP, sedangkan mata uang pound sterling Inggris justru menguat 0,13 persen ke posisi 4.359,50 COP. Pound sterling yang dikenal sebagai salah satu mata uang tertua di dunia sekaligus unit cadangan devisa teraktif keempat global ini berhasil menambah nilai kekuatannya sebesar 5,50 peso di awal sesi perdagangan.
Pelemahan dolar AS di Kolombia ini beriringan dengan naiknya harga komoditas energi global, di mana harga minyak mentah dunia langsung meroket tajam di pasar internasional. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat sebesar 0,52 persen ke level 80,01 dolar AS per barel, sementara minyak mentah jenis Brent dari Laut Utara yang menjadi acuan global melonjak sebesar 0,64 persen hingga menyentuh angka 85,50 dolar AS per barel.