Loading...

Amanda Staveley Berpotensi Lirik Everton Usai Gagal Ambil Alih West Ham

Ilustrasi Amanda Staveley dan logo klub Everton di stadion

Ilustrasi Amanda Staveley dan logo klub Everton di stadion

Share:

Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, meyakini Amanda Staveley berpeluang mengalihkan minat investasinya ke Everton. Langkah ini dipicu oleh kegagalannya mengambil alih West Ham United setelah investor lain mencapai kesepakatan mayoritas.

“Ada banyak hal yang mendukung peralihan perhatian, meskipun kesepakatan dengan Everton akan jauh lebih mahal," ujar Stefan Borson.”

— Amanda Staveley

Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, mengungkapkan bahwa Amanda Staveley berpotensi mengalihkan perhatiannya untuk berinvestasi di Everton dalam beberapa bulan mendatang. Staveley diyakini sedang memburu klub sepak bola lain setelah upayanya untuk mengakuisisi West Ham United menemui jalan buntu akibat kesepakatan pihak lain.

Kegagalan di West Ham terjadi setelah investor Daniel Kretinsky berhasil mencapai kesepakatan untuk mengambil alih kendali mayoritas klub London Timur tersebut. Situasi ini membuat Staveley harus mencari alternatif klub lain di Liga Inggris yang membutuhkan suntikan dana dan kepemilikan baru.

Dalam wawancara eksklusif, Borson menyatakan bahwa Staveley dan para pendukungnya akan sangat berdeterminasi untuk segera mengambil alih klub baru. "Everton langsung menjadi salah satu kandidat yang menarik bagi Staveley dan para pendukungnya," ujar Stefan Borson.

Saat ini, Everton sendiri tengah menghadapi situasi yang tidak menentu di bawah kepemilikan The Friedkin Group, ditambah adanya ketidakpuasan suporter menyusul penutupan bursa transfer yang dinilai kurang memuaskan bagi masa depan klub.

Tantangan Finansial dan Perbandingan dengan West Ham

Sebelumnya, Staveley sempat berupaya menyusun kesepakatan senilai sekitar £600 juta untuk membeli West Ham secara penuh. Namun, peluang tersebut kini dianggap telah sepenuhnya tertutup setelah dinamika kepemilikan berubah di klub London tersebut.

Jika Staveley memutuskan untuk mengalihkan perhatiannya ke Everton, Borson menegaskan bahwa proses tersebut akan membutuhkan komitmen finansial yang jauh lebih besar. Everton dinilai menawarkan tantangan serta struktur biaya yang berbeda dibandingkan dengan proyek pengambilalihan sebelumnya.

Salah satu pertimbangan utama dalam investasi sepak bola adalah kesiapan infrastruktur, termasuk stadion. Borson mencatat bahwa menangani proyek stadion seperti di West Ham memiliki kerumitan tersendiri dan biaya perbaikan yang luar biasa besar akibat berbagai kendala teknis.

Oleh karena itu, beralih ke situasi Everton dianggap memiliki keunggulan tersendiri meskipun nilai transaksinya diprediksi akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan estimasi biaya di klub-klub sebelumnya.

Ketidakpastian Posisi David Moyes di Goodison Park

Situasi internal Everton semakin memanas di tengah spekulasi pengambilalihan kepemilikan klub. Laporan terbaru menyebutkan bahwa manajer Everton, David Moyes, berpotensi mengundurkan diri dalam waktu dekat karena memburuknya hubungan dengan para petinggi klub.

Pelatih asal Skotlandia tersebut sempat mengungkapkan ke publik mengenai kurangnya komunikasi dengan pihak The Friedkin Group. Hal ini menimbulkan kekhawatiran yang mendalam di kalangan suporter dan pengamat sepak bola terkait stabilitas manajemen klub.

Hingga saat ini, manajer berusia 63 tahun tersebut dikabarkan belum menerima tawaran kontrak baru dari manajemen klub. Situasi kontrak yang menggantung ini membuat masa depan jangka panjangnya di Merseyside menjadi sangat tidak pasti.

Selain masalah komunikasi, kurangnya dukungan di bursa transfer juga menjadi pemicu utama keraguan Moyes terhadap masa depannya. Sang pelatih kini sedang mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan untuk meninggalkan klub dalam waktu dekat.

Leave a Comment