Loading...

Profil Patung Sigmund Freud di Hampstead

Patung perunggu duduk Sigmund Freud di atas plinth batu kapur di Tavistock Clinic, London

Patung perunggu duduk Sigmund Freud di atas plinth batu kapur di Tavistock Clinic, London

Share:

Patung perunggu Sigmund Freud di Hampstead, London, adalah karya pematung terkenal Oscar Nemon yang menggambarkan pendiri psikoanalisis tersebut. Diprakirakan selesai sekitar tahun 1970, patung ini kini berada di pekarangan Tavistock Clinic dan masuk dalam daftar bangunan terdaftar Grade II.

Patung perunggu Sigmund Freud terletak di pekarangan Tavistock Clinic di persimpangan Fitzjohns Avenue dan Belsize Lane, Hampstead, London Utara. Patung duduk di atas plinth batu kapur ini merupakan karya dari pematung terkemuka Oscar Nemon. Sigmund Freud sendiri menghabiskan bulan-bulan terakhir hidupnya di dekat lokasi tersebut di 20 Maresfield Gardens, yang kini menjadi Museum Freud. Monumen ini merekam jejak penting sang tokoh pendiri psikoanalisis di ibu kota Inggris.

Pembuatan patung ini berakar dari hubungan panjang antara Oscar Nemon dan Sigmund Freud yang dimulai sejak tahun 1930-an. Nemon pertama kali mendekati Freud saat masih muda di Wina sebelum akhirnya diminta membuat pahatan wajah Freud untuk ulang tahun ke-75 sang tokoh pada tahun 1931. Sesi pembuatan patung terakhir di London pada tahun 1938 menghasilkan potret wajah yang lebih tegas dan berwibawa. Wajah tersebut kemudian diadaptasi menjadi kepala untuk patung perunggu duduk di Hampstead.

Komisi untuk membuat patung dalam skala sedikit lebih besar dari ukuran manusia ini digagas pada tahun 1960-an melalui penggalangan dana yang diketuai oleh Donald Winnicott. Peresmian patung dilakukan pada Oktober 1970 dan dihadiri oleh putri Freud, Anna Freud, beserta anak-anak dari Hampstead Clinic. Setelah sempat berpindah lokasi dari dekat Swiss Cottage Library, patung ini akhirnya dipindahkan ke lokasi saat ini oleh Museum Freud pada tahun 1998.

Sebagai pengakuan atas nilai sejarah dan artistiknya, patung ini resmi dimasukkan dalam National Heritage List untuk Inggris sebagai bangunan terdaftar Grade II pada Januari 2016. Karya ini tidak hanya mengenang figur besar Sigmund Freud tetapi juga merefleksikan keahlian seni pahat Oscar Nemon. Keberadaannya terus menarik perhatian para pengunjung dan pemerhati sejarah psikoanalisis di London.

Sejarah Pendirian dan Pembuatan Awal

Oscar Nemon lahir dan menempuh pendidikan di Osijek sebelum pindah ke Wina pada tahun 1920-an untuk mengembangkan karier seninya. Ia telah membaca karya-karya Freud sejak usia remaja dan berkeinginan untuk membuat patung sang maestro. Setelah membangun reputasi di Brussels, Nemon didekati oleh asisten Freud, Paul Federn, pada tahun 1931 untuk membuat patung perayaan ulang tahun ke-75 Freud.

Nemon berhasil menyelesaikan beberapa patung dada Freud yang terbuat dari kayu, perunggu, dan plester, di mana Freud secara pribadi memilih potret kayu untuk disimpan sendiri. Kunjungan terakhir Nemon ke London pada tahun 1938 menghasilkan sesi pematungan yang menciptakan ekspresi wajah lebih tajam dan penuh perenungan. Potret inilah yang kemudian menjadi cetak biru utama untuk patung perunggu duduk di Hampstead.

Dalam catatan hariannya pada Juli 1931, Freud memuji karya pahatan kepala Nemon sebagai representasi yang sangat hidup dan mengesankan. Meskipun pengurus rumah tangga Freud sempat berkomentar bahwa ekspresi buatannya tampak terlalu marah, Freud sendiri menegaskan bahwa kemarahan tersebut adalah bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Dialog dan proses kreatif ini memperkuat kedalaman emosional yang tertanam dalam karya seni tersebut.

Fondasi artistik dari patung ini mencerminkan dedikasi tinggi baik dari sang pematung maupun subjek yang dipahat. Nilai-nilai ketekunan, pengamatan mendalam terhadap psikologi manusia, serta sejarah pelarian Freud ke London menjadi landasan emosional berdirinya monumen ini. Setiap detail pahatan dirancang untuk menangkap esensi intelektual sang bapak psikoanalisis.

Perkembangan, Relokasi, dan Warisan Budaya

Komisi resmi untuk mewujudkan patung perunggu berukuran lebih besar dari aslinya baru terlaksana pada tahun 1960-an berkat inisiatif komite yang dipimpin oleh Donald Winnicott. Patung tersebut menggambarkan Freud sedang duduk dengan kepala menengok ke samping seolah-olah tengah berpikir mendalam sambil menyelipkan tangan di saku rompinya. Acara peresmian pada Oktober 1970 menjadi momen bersejarah yang dihadiri oleh keluarga dekat dan komunitas psikoanalisis setempat.

Pada masa awal penempatannya, patung ini sempat diletakkan di sebuah area tersembunyi di balik perpustakaan Swiss Cottage. Menyadari pentingnya visibilitas dan akses publik bagi warisan budaya tersebut, Museum Freud mengatur pemindahan patung ke lokasinya yang sekarang di Tavistock Clinic pada tahun 1998. Relokasi ini memastikan bahwa karya seni tersebut dapat disaksikan dengan lebih layak oleh masyarakat luas.

Pencapaian penting bagi monumen ini dikukuhkan pada Januari 2016 ketika pemerintah Inggris memberikan status perlindungan Grade II pada National Heritage List. Pengakuan resmi ini menegaskan pentingnya nilai arsitektural dan historis dari patung karya Oscar Nemon tersebut di kancah seni publik Inggris. Hal ini juga memperkuat posisi London sebagai pusat penting bagi sejarah perkembangan psikoanalisis dunia.

Warisan abadi dari patung ini terus hidup sebagai penghormatan visual terhadap salah satu pemikir paling berpengaruh dalam sejarah modern. Melalui karya ini, generasi mendatang dapat terus mengenang kontribusi besar Sigmund Freud serta keahlian seni pahat Oscar Nemon. Monumen ini tetap berdiri sebagai simbol abadi dari eksplorasi pikiran manusia di jantung kota London.

Leave a Comment