Inter Milan Goda Curtis Jones, Liverpool Pasang Harga Mati £30 Juta
- Liverpool menolak proposal penawaran terbaru dari klub raksasa Italia, Inter Milan, untuk memboyong gelandang mereka, Curtis Jones.
- Inter Milan menaikkan tawaran mendekati angka £27 juta, namun kubu Merseyside tetap bertahan pada valuasi awal mereka sebesar £30 juta.
- Pelatih anyar Liverpool, Andoni Iraola, kabarnya masih ingin mempertahankan Curtis Jones agar tidak kehilangan aset lokal berkualitas secara gratis pada musim panas mendatang.
Raksasa Liga Inggris, Liverpool, sedang dihadapkan pada keputusan dilematis terkait masa depan salah satu gelandang didikan lokal mereka, Curtis Jones. Juara bertahan Liga Italia, Inter Milan, dilaporkan terus melancarkan godaan dan menguji ketahanan finansial The Reds demi bisa mendaratkan pemain berusia 25 tahun tersebut ke Giuseppe Meazza. Meski sang pemain telah memasuki tahun terakhir di dalam kontraknya, manajemen Liverpool secara tegas menolak untuk menurunkan nilai jual sang gelandang di bursa transfer kali ini.
Inter Milan sebenarnya datang dengan tawaran yang jauh lebih menggiurkan dibandingkan proposal perdana mereka yang hanya berkisar di angka £21,6 juta. Kali ini, klub berjuluk Nerazzurri itu menyodorkan tawaran baru senilai £27 juta, sebuah angka yang sangat dekat dengan tuntutan awal manajemen Merseyside sebesar £30 juta. Namun, manajemen Liverpool memilih langsung menepis tawaran tersebut karena selisih £3 juta dianggap terlalu berharga untuk dilepas begitu saja demi mempertahankan nilai pasar sang pemain.
Di sisi lain, situasi ini menjadi perjudian besar bagi armada yang kini diarsiteki oleh manajer anyar, Andoni Iraola. Pelatih asal Spanyol tersebut dikabarkan sangat ingin Curtis Jones tetap bertahan di Anfield melampaui musim kompetisi yang akan datang ini. Iraola melihat potensi besar pada diri sang pemain yang dinilai mampu menutup beberapa peran berbeda di sektor lini tengah tim, serta memenuhi kuota pemain lokal (homegrown) yang sangat krusial bagi regulasi liga domestik.
Curtis Jones sendiri kabarnya cukup terbuka untuk mencari petualangan baru di luar Inggris setelah menit bermainnya mulai terkikis pada musim lalu. Kontrak sang pemain yang akan kedaluwarsa pada tahun 2027 membuat situasi negosiasi semakin rumit, mengingat pembicaraan perpanjangan kontrak sebelumnya dilaporkan sempat menemui jalan buntu. "Kami harus menimbang risiko keuangan secara cermat, kehilangan pemain berpengalaman seperti dia secara gratis pada musim panas mendatang tentu merupakan bisnis yang buruk," bisik salah satu sumber internal yang dekat dengan klub.
Langkah defensif Liverpool dalam mempertahankan valuasi £30 juta dinilai sangat beralasan demi memaksa Inter Milan menaikkan tawaran terakhir mereka secara maksimal. Jika raksasa Italia tersebut akhirnya bersedia menyentuh angka yang diminta dan sang pemain mendesak untuk pergi, Liverpool sebaiknya segera merelakannya guna mendapatkan dana segar demi berinvestasi pada pemain baru. Kini, keputusan cepat harus segera diambil sebelum jendela transfer ditutup dan situasi kontrak Jones menjadi bola liar yang merugikan klub secara finansial.