Loading...

Profil dan Sejarah National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine

Gedung National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine di Washington, D.C.

Gedung National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine di Washington, D.C.

Share:

National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine (NASEM) adalah organisasi resmi yang menaungi akademi sains, teknik, dan kedokteran di Amerika Serikat. Organisasi ini berperan sebagai penasihat kebijakan publik, penyelenggara riset independen, dan penyedia konsensus ilmiah nasional.

“To stimulate research in the mathematical, physical, and biological sciences, and in the application of these sciences to engineering, agriculture, medicine, and other useful arts.”

— National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine

National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine atau yang dikenal sebagai NASEM adalah organisasi berdasarkan piagam kongres yang berfungsi sebagai akademi ilmiah nasional kolektif di Amerika Serikat. Nama tersebut digunakan sebagai istilah payung bagi tiga sub divisão utama yaitu National Academy of Sciences, National Academy of Engineering, dan National Academy of Medicine. Selain itu, nama ini juga menjadi merek bagi berbagai kajian dan laporan yang diterbitkan oleh badan operasional gabungan ketiga akademi tersebut. Organisasi ini secara aktif bertindak sebagai penasihat kebijakan publik, lembaga riset, wadah pemikir, dan konsultan administrasi publik untuk berbagai isu penting.

Perjalanan organisasi ini berakar dari pendirian National Academy of Sciences melalui Undang-Undang Penggabungan yang ditandatangani oleh Presiden Abraham Lincoln pada tahun 1863. Seiring berjalannya waktu, institusi ini berkembang dengan dibentuknya National Academy of Engineering pada tahun 1964 dan Institute of Medicine pada tahun 1970 yang kemudian direorganisasi menjadi National Academy of Medicine. Seluruh organisasi afiliasi tersebut beroperasi di bawah payung piagam kongres yang sama untuk melayani kebutuhan ilmiah negara. Pada tahun 2015, berbagai unit kegiatan dan pusat program digabungkan secara resmi di bawah struktur NASEM saat ini.

Dalam menjalankan tugasnya, NASEM tidak melakukan penelitian orisinal sendiri, melainkan menyusun laporan berbasis konsensus ilmiah yang melibatkan para ahli sukarela dari berbagai bidang. Melalui Dewan Riset Nasional, organisasi ini menghasilkan sekitar 200 publikasi dan laporan setiap tahunnya yang diterbitkan oleh National Academies Press. Laporan-laporan tersebut mencakup berbagai isu penting mulai dari kesehatan masyarakat, perubahan iklim, keselamatan transportasi, hingga keamanan nasional. Berbagai rekomendasi ini seringkali menjadi acuan utama dalam perumusan kebijakan federal maupun pengambilan keputusan strategis di tingkat nasional.

Hingga saat ini, keanggotaan dalam tiga akademi di bawah NASEM mencakup lebih dari 6.300 ilmuwan, insinyur, dan profesional kesehatan terkemuka di Amerika Serikat. Anggota baru dipilih setiap tahun berdasarkan pencapaian luar biasa mereka dalam penelitian original dan kontribusi di bidang masing-masing. Dengan mempertahankan independensi dari pengaruh politik maupun sponsor eksternal, NASEM terus menjadi rujukan utama bagi pemerintah dan masyarakat luas. Organisasi ini memastikan bahwa setiap kebijakan publik dan arah perkembangan ilmu pengetahuan didasarkan pada bukti ilmiah yang objektif dan terpercaya.

Latar Belakang dan Awal Mula

Gagasan pembentukan akademi sains nasional di Amerika Serikat bermula pada masa Perang Saudara ketika pemerintah membutuhkan masukan ilmiah yang independen dan terpercaya. Presiden Abraham Lincoln menyetujui Undang-Undang Penggabungan pada tanggal 3 Maret 1863 yang secara resmi melahirkan National Academy of Sciences. Piagam tersebut mewajibkan akademi untuk mengkaji, meneliti, dan melaporkan berbagai subjek sains atau seni setiap kali dimintai oleh departemen pemerintah. Pada masa-masa awal pendiriannya, akademi menangani berbagai masalah mendesak seperti mata uang, bobot dan ukuran, lambung kapal besi, hingga kemurnian wiski.

Perkembangan organisasi berlanjut ketika Presiden Woodrow Wilson meminta National Academy of Sciences untuk mengorganisasi Dewan Riset Nasional atau National Research Council pada tahun 1916. Tujuan pembentukan dewan tersebut adalah untuk mendorong peningkatan penggunaan riset ilmiah dalam pengembangan industri Amerika serta memperkuat pertahanan nasional. Selama Perang Dunia I, dewan ini berfungsi sebagai Departemen Sains dan Riset di bawah Dewan Pertahanan Nasional. Para ilmuwan bekerja sama untuk mengatasi berbagai masalah militer seperti pendeteksian kapal selam menggunakan suara dan pengembangan teknologi perang gas.

Momen penting dalam sejarah organisasi terjadi ketika struktur kelembagaan mengalami reorganisasi besar-besaran untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman yang semakin kompleks. Pembentukan National Academy of Engineering pada tahun 1964 memperluas cakupan organisasi ke bidang teknik dan rekayasa industri. Disusul kemudian dengan berdirinya Institute of Medicine pada tahun 1970 yang memperkuat pilar kesehatan masyarakat dan kedokteran. Seluruh unit ini akhirnya disatukan secara operasional pada tahun 2015 di bawah nama National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine.

Fondasi utama yang menjadi pegangan organisasi ini adalah komitmen terhadap objektivitas, independensi, dan pelayanan pro bono kepada bangsa. Piagam kongres tahun 1863 menetapkan bahwa para anggota akademi bertugas sebagai penasihat negara tanpa mengharapkan imbalan finansial dari pemerintah. Prinsip kerelawanan dan independensi ini dijaga secara ketat melalui mekanisme peninjauan eksternal yang ketat untuk menghindari pengaruh kepentingan politik maupun sponsor. Nilai-nilai inilah yang membuat laporan dan kajian yang dihasilkan selalu mencerminkan konsensus ilmiah yang murni.

Dampak dan Pengaruh

Kontribusi utama NASEM terletak pada kemampuannya menyusun laporan kajian ilmiah yang mendalam mengenai berbagai tantangan paling mendesak yang dihadapi masyarakat modern. Melalui komite studi yang terdiri dari para ahli sukarela terkemuka, organisasi ini menghasilkan sekitar 200 laporan setiap tahunnya. Laporan-laporan tersebut membahas isu-isu krusial mulai dari epidemi obesitas, keselamatan vaksin, penggunaan ilmu forensik di ruang sidang, hingga ekonomi hidrogen. Berbagai publikasi ini tidak hanya menginformasikan opini publik tetapi juga menjadi landasan penting bagi lahirnya program-program riset baru.

Pengaruh organisasi ini juga terlihat jelas dalam perumusan kebijakan publik dan legislatif di tingkat federal maupun negara bagian. Para pemimpin komite studi seringkali dihadirkan sebagai saksi ahli di hadapan badan-badan pemerintahan seperti subkomite Senat Amerika Serikat untuk memaparkan temuan ilmiah terkait isu sosial dan kesehatan. Contoh nyata kontribusi kebijakan terkini adalah laporan studi konsensus mengenai alkohol dan kesehatan yang diterbitkan untuk menginformasikan Pedoman Diet Amerika Serikat. Kajian semacam ini membantu pemerintah merumuskan kebijakan berbasis bukti yang berdampak langsung pada kesejahteraan jutaan warga.

Sebagai pengakuan atas kredibilitasnya, NASEM telah menerima berbagai bentuk penghargaan dan kepercayaan tinggi dari komunitas ilmiah internasional maupun lembaga pemerintahan. Keterlibatan para ilmuwan top dunia di dalam struktur keanggotaannya menjadikan setiap rekomendasi yang dikeluarkan memiliki bobot otoritatif yang sangat tinggi. Organisasi ini juga memastikan transparansi dan aksesibilitas luas dengan menyediakan seluruh buku dan laporan dalam format PDF yang dapat diunduh secara gratis secara online sejak tahun 2011. Langkah ini memperluas jangkauan edukasi ilmiah kepada masyarakat global tanpa batasan finansial.

Warisan abadi NASEM adalah posisinya sebagai pilar utama yang menjaga integritas sains dalam pembuatan kebijakan di Amerika Serikat dan dunia internasional. Melalui komitmen jangka panjang terhadap keunggulan riset, organisasi ini telah membantu navigasi bangsa dalam menghadapi berbagai krisis mulai dari krisis pertahanan masa perang hingga isu perubahan iklim global. Pengaruh berkelanjutan dari kajian-kajian iklim, kesehatan, dan teknologi memastikan bahwa warisan pemikiran ilmiah akan terus membimbing generasi mendatang dalam membangun masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Leave a Comment