Manajer Manchester United Michael Carrick menepis pernyataan Elliot Anderson yang menyebut Manchester City sebagai penguasa Manchester. Carrick memilih fokus pada perkembangan timnya menjelang pertandingan derbi penting di Old Trafford.
“Saya tentu tidak menggunakan ungkapan itu sama sekali, tidak," ujar Michael Carrick.”
— Michael Carrick
Manajer Manchester United, Michael Carrick, secara tegas menolak untuk mengamini klaim Elliot Anderson yang menyebut Manchester City sebagai "penguasa Manchester". Meskipun demikian, Carrick mengakui adanya gambaran besar serta ekspektasi tinggi yang mengiringi persiapan timnya menjelang pertandingan derbi akhir pekan ini.
Sorotan utama kini tertuju ke Stadion Old Trafford saat pasukan rival sekota datang berkunjung. Pertemuan ini terjadi delapan bulan setelah Carrick sukses mempersembahkan kemenangan 2-0 atas tim asuhan Pep Guardiola pada awal masa jabatannya sebagai juru taktik Setan Merah.
Manchester United kemudian mampu membangun fondasi yang kuat dan mengamankan kembalinya mereka ke ajang Liga Champions setelah finis di posisi ketiga. Namun, musim panas lalu diwarnai kepindahan target transfer utama mereka, Elliot Anderson, yang memilih bergabung dengan Manchester City senilai £116 juta.
Nilai transfer yang fantastis tersebut membuat pemain berusia 23 tahun itu mengeluarkan pernyataan kontroversial bahwa City merupakan pihak yang mendominasi kota Manchester. Pernyataan ini diprediksi akan memicu sambutan yang cukup panas bagi Anderson saat ia kembali menginjakkan kaki di Old Trafford.
Pandangan Carrick Terkait Ekspektasi dan Perkembangan Tim
Ketika dimintai tanggapan mengenai kewajaran pernyataan tersebut, Carrick menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak sepakat dengan frasa yang digunakan oleh sang gelandang lawan. "Saya tentu tidak menggunakan ungkapan itu sama sekali, tidak," ujar Carrick dalam sesi wawancara jelang pertandingan.
Mantan gelandang Timnas Inggris itu memahami pergeseran ekspektasi publik, terutama setelah timnya kembali berlaga di panggung Liga Champions. Ia menilai perubahan sudut pandang tersebut sebagai sebuah indikasi positif dari progres yang telah dicapai klub dalam beberapa waktu terakhir.
Kendati demikian, Carrick tetap bersikap realistis mengenai perjalanan sejarah klub baru-baru ini dan menyadari bahwa timnya masih harus terus berbenah. Setan Merah memiliki ambisi besar untuk tampil lebih kompetitif dan bersaing secara konsisten di level tertinggi sepak bola Eropa maupun domestik.
Kepercayaan diri skuad Manchester United juga sedikit terangkat setelah mereka memetik kemenangan meyakinkan 4-0 atas Sabah di ajang Liga Champions. Kemenangan tersebut sekaligus mencatatkan clean sheet pertama pada musim ini yang diakui Carrick belum berjalan sesuai harapan awal.
Read Also
Manchester United Menyesal Gagal Rekrut Bintang Manchester City Rayan Ait-Nouri
Kegagalan Manchester United mendatangkan Rayan Ait-Nouri pada hari penutupan...
Inter Milan Fullback Federico Dimarco Wins Top Honors at Italian Players Association Gala
Inter Milan fullback Federico Dimarco won the top player honor at the...
Roberto Mancini Puji Cesc Fabregas dan Kebangkitan Como ke Liga Champions
Roberto Mancini memberikan pujian tinggi kepada Cesc Fabregas atas...
Andoni Iraola Bela Strategi Transfer Liverpool dan Ungkap Alasan Tolak Opsi Pemain Lain
Pelatih Liverpool Andoni Iraola memberikan pembelaan terhadap strategi...
Persiapan Jelang Derbi dan Kondisi Kebugaran Pemain
Jelang pertandingan sarat gengsi ini, Manchester City memiliki keuntungan waktu istirahat dua hari lebih lama dibandingkan rival sekota mereka. Meski demikian, kubu United tetap bertekad memaksimalkan waktu pemulihan yang singkat untuk mempersiapkan strategi terbaik di lapangan.
Di sisi lain, kebugaran bek kiri Luke Shaw masih menjadi tanda tanya besar setelah ia harus absen dalam pertandingan melawan Sabah akibat belum pulih 100 persen. Carrick menyatakan bahwa tim pelatih sengaja tidak mengambil risiko dan akan memantau perkembangan kondisi sang pemain dalam beberapa hari ke depan.
Kemenangan dalam laga derbi ini diyakini mampu mendongkrak moral tim secara keseluruhan serta memperkuat momentum positif bagi perjalanan Manchester United musim ini. Dukungan penuh dari para pendukung di Old Trafford diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain di atas lapangan.
Pertandingan akhir pekan ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat tingginya tensi persaingan serta ambisi kedua klub untuk mendominasi papan atas Liga Inggris. Seluruh persiapan taktik dan mental terus dimatangkan oleh jajaran pelatih guna menghadapi ujian berat tersebut.