Pendukung Chelsea melayangkan kritik tajam dan mendesak pelatih Xabi Alonso untuk mendepak bek Tosin Adarabioyo. Desakan ini muncul menyusul performa buruk sang pemain saat The Blues ditahan imbang 3-3 oleh klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT).
“Tosin mungkin adalah sosok yang hebat untuk berada di dalam dan di sekitar ruang ganti; saya tidak meragukan itu, tetapi ketika Anda memiliki sistem yang membuat kami bermain menyerang hampir hampir sepanjang pertandingan, itu bukanlah keahliannya," ujar seorang netizen.”
— Chelsea FC, Tosin Adarabioyo, Johor Darul Ta'zim, Xabi Alonso
Pendukung klub Liga Inggris Chelsea meluapkan kekecewaan di media sosial menyusul hasil imbang 3-3 saat menghadapi klub asal Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT). Laga uji coba pramusim yang digelar di Stadion Sultan Ibrahim Larkin pada Minggu (9/8) malam WIB tersebut menyoroti rapuhnya lini belakang The Blues.
Salah satu pemain yang paling disorot dan dikritik habis-habisan oleh para suporter adalah bek tengah Tosin Adarabioyo. Performa pemain tersebut dinilai gagal memenuhi standar permainan yang diinginkan oleh skuad asuhan Xabi Alonso.
"Tosin mungkin adalah sosok yang hebat untuk berada di dalam dan di sekitar ruang ganti; saya tidak meragukan itu, tetapi ketika Anda memiliki sistem yang membuat kami bermain menyerang hampir sepanjang pertandingan, itu bukanlah keahliannya," ujar seorang netizen dikutip dari Sportbible.
Banyak penggemar yang merasa frustrasi karena kesalahan di lini pertahanan terus berulang dalam pertandingan pramusim ini. Akibatnya, seruan agar klub segera melepas sang pemain mulai bergema secara luas.
Jalannya Pertandingan Sengit Kontra JDT
Pertandingan uji coba antara Chelsea dan JDT berjalan dengan tempo tinggi dan menyajikan drama enam gol. JDT secara mengejutkan mampu memberikan perlawanan ketat dan merepotkan barisan pertahanan raksasa Inggris tersebut sejak awal babak pertama.
Tim tuan rumah membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-14 melalui aksi Arif Aiman yang sukses memanfaatkan umpan matang dari Marcos Guilherme. Gol cepat ini langsung mengejutkan para pemain dan pendukung Chelsea di stadion.
Chelsea sempat membalikkan keadaan melalui dua gol penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Liam Delap masing-masing pada menit ke-42 dan menit ke-62. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena JDT langsung merespons lewat tendangan bebas akurat Oscar Arribas.
Menjelang akhir pertandingan, JDT bahkan sempat unggul 3-2 lewat gol Bergson pada menit ke-86, sebelum akhirnya gol bunuh diri Cristobal Marquez menyelamatkan Chelsea dari kekalahan memalukan.
Read Also
Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Peserta Piala Dunia di FIFA Matchday
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengungkapkan rencana Timnas Indonesia...
Berita Rangers Optimis Dapatkan Couhaib Driouech dengan Tawaran Baru
Rangers dikabarkan semakin optimis dapat mengamankan tanda tangan winger PSV...
Persib Bandung Kembali Masuk Daftar Cekal FIFA Akibat Sengketa
Persib Bandung kembali masuk ke dalam daftar cekal FIFA Registration Ban...
Berita Juma Bah Masuk Radar Newcastle United dan Profil Singkat Bek Muda Manchester City
Newcastle United dikabarkan meminati bek tengah Manchester City, Juma Bah,...
Kritik Tajam Suporter dan Sorotan Sistem Permainan
Penampilan Tosin Adarabioyo dalam laga tersebut dinilai menjadi titik lemah utama yang dieksploitasi oleh lini serang JDT. Para suporter merasa gaya bermain Tosin tidak cocok dengan filosofi taktik menyerang yang diterapkan oleh Xabi Alonso.
"Saya sudah mengatakan ini bahkan sebelum pertandingan dimulai, dan mereka menyebut saya orang gila. Setiap kali saya melihat Tosin di susunan pemain inti kami, saya tahu lini pertahanan kami adalah titik lemah utama pada hari itu," ucap seorang netizen.
Kritikan pedas lainnya juga dilontarkan oleh warganet yang merasa malu dengan performa individu sang bek di atas lapangan hijau. Mereka menilai kontribusi Tosin jauh dari harapan sebagai pemain klub papan atas Eropa.
"Saya sangat membenci pernyataan-pernyataan seperti 'keluar dari klub saya' dalam sepak bola. Tapi Tosin, kau harus pergi; itu pasti sangat memalukan baginya. Dia jelas pemain terburuk di lapangan dalam setiap pertandingan," kata warganet lainnya.