Aktor peran Ajil Ditto membagikan momen berharga saat menjalani proses syuting bersama anak-anak istimewa dalam film terbaru berjudul Istimewa. Pengalaman tersebut memberikannya banyak pelajaran berharga tentang semangat hidup dan ketulusan.
“Gue bingung caranya, tapi ternyata bisa dekat bukan karena gue yang mendekatkan, karena mereka yang narik gue," ujar Ajil Ditto.”
— Ajil Ditto
Aktor peran Ajil Ditto baru-baru ini membagikan momen istimewa saat dirinya menjalani proses syuting bersama anak-anak istimewa dalam proyek film terbaru berjudul Istimewa. Keterlibatan dalam film ini memberikan kesan mendalam bagi perjalanan karier sang aktor di industri perfilman tanah air.
Sejak pertama kali dipertemukan dengan para pemain lain, Ajil Ditto sempat merasakan kebingungan mengenai cara yang tepat untuk mendekatkan diri serta menjalin chemistry yang kuat. Namun, kekhawatiran tersebut sirna berkat keterbukaan dan kehangatan yang ditunjukkan oleh anak-anak istimewa tersebut.
"Gue bingung caranya, tapi ternyata bisa dekat bukan karena gue yang mendekatkan, karena mereka yang narik gue," kata Ajil saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Senin (7/9/2026). Ia mengaku sangat bahagia bisa menjadi bagian dari keseharian mereka di lokasi syuting.
Suasana pencairan hubungan yang berjalan natural membuat proses produksi terasa sangat menyenangkan dan penuh kehangatan emosional bagi seluruh kru serta jajaran pemain yang terlibat di dalamnya.
Proses Menjalin Chemistry dan Kesan Selama Syuting
Setelah diajak untuk berinteraksi lebih dekat, Ajil Ditto akhirnya menyadari bahwa anak-anak istimewa tersebut memang memiliki kepribadian serta keunikan yang luar biasa. Jiwa mereka yang senantiasa terbuka membuat suasana di lokasi syuting mencair dengan sendirinya tanpa hambatan berarti.
Interaksi intensif tersebut berhasil menumbuhkan ikatan emosional yang kuat antara Ajil dan para pemeran anak-anak, sehingga kerja sama di depan kamera dapat terjalin dengan sangat organik dan natural.
"Jadi malah happy banget, enggak nyangka kalau mereka se-welcome itu sama gue dan gue bahagia bisa berada jadi mas-masnya mereka," tambah Ajil menceritakan kedekatannya dengan para pemain muda tersebut.
Pengalaman ini tidak hanya sekadar tuntutan profesional peran semata, melainkan menjadi sebuah ruang perjumpaan kemanusiaan yang memperkaya sudut pandang sang aktor dalam melihat dunia.
Read Also
Konser Bertema Ghibli TRUST Sukses Digelar, Nathania Karina Tak Menyangka Tiket Jadi Rebutan
Hari terakhir konser orkestra bertema Studio Ghibli dan Makoto Shinkai oleh...
Enzy Storia Bawa Pesan Perjuangan untuk Para Perempuan Lewat Film Agensi Rumah Tangga
Pembawa acara dan artis Enzy Storia terlibat sebagai pemeran utama dalam...
Audi Marissa Sepakat Bercerai dan Serahkan Hak Asuh Anak ke Anthony Xie
Artis peran Audi Marissa sepakat untuk mengakhiri pernikahan dengan Anthony...
Arya Saloka Bahagia Jadi Koboi dan Naik Kuda di Film Empat Musim Pertiwi
Aktor Arya Saloka mengaku sangat senang dan mewujudkan impian lamanya saat...
Pelajaran Hidup dan Sinopsis Singkat Film Istimewa
Menjalani proses syuting film Istimewa turut membuat Ajil Ditto merasa diingatkan kembali mengenai perjalanan kariernya serta dinamika perjuangan di industri film. Berkaca dari semangat anak-anak istimewa, aktor berusia 24 tahun itu merasa malu jika harus mengeluh karena lelah di lokasi syuting.
"Mereka-mereka enggak kenal kata capek sih. Jadi kita-kita yang pada mengeluh, 'duh syuting capek banget, aduh ini capek banget', gue melihat mereka semangat, malu akhirnya mau ngomong gitu," ungkap Ajil dengan penuh rasa kagum.
Sementara itu, film Istimewa sendiri berkisah tentang sekelompok anak yang tumbuh bersama di Rumah Istimewa di bawah pengasuhan penuh kasih dari Pak Mahendra, yang tidak hanya dianggap sebagai pengasuh melainkan sosok ayah.
Kehidupan mereka seketika berubah ketika Pak Mahendra tiba-tiba menghilang, memaksa anak-anak tersebut keluar rumah untuk melakukan pencarian yang mengajarkan arti persahabatan, keberanian, dan keluarga.